Articles by "Anak"

Tips Mengajari Anak Membaca 

1. Lakukan Setiap Hari
Untuk membuat anak-anak bisa membaca dalam waktu yang cepat, Anda harus selalu menyisihkan waktu untuk mengajarinya setiap hari. Anda bisa mengawali latihan membaca dengan buku-buku yang menarik sehingga anak-anak tidak jenuh memulainya.

Ketika anak-anak mulai menikmati, Anda bisa menggunakan buku dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi secara bertahap.
 
2. Pahami Mood
Anda harus memahami mood anak terlebih dahulu sebelum mengajaknya untuk belajar membaca. Sebab, Anda akan kesulitan apabila mengajak anak-anak dalam keadaan mengantuk, lapar, ataupun marah.

Jadi, Anda harus benar-benar mampu mengkondisikan mood anak yang tentunya juga akan mempengaruhi suasana saat belajar membaca.

3. Gunakan Metode yang Menarik
Anda harus ingat bahwa mengajari anak membaca tentu tidak dapat disamakan dengan orang dewasa. Anda harus mampu menemukan suatu cara yang menarik untuk membangkitkan semangatnya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dalam hal metode pembelajaran yang menarik. Anda dapat mengajari anak-anak belajar membaca sambil bernyanyi, sambil bercerita, media elektronik, ataupun karpet huruf.

4. Berhentilah Sebelum Bosan
Poin yang penting ketika Anda mengajari anak belajar adalah tidak perlu menunggunya bosan baru berhenti. Anda harus tanggap melihat sikap anak yang terlihat mulai tidak tertarik dan segera menghentikannya.

Akan lebih baik jika Anda dapat memperhitungkan durasi yang paling tepat untuk belajar membaca. Pada intinya mengajari anak membaca tidak perlu dalam waktu yang terlalu lama, melainkan dengan jadwal yang rutin dan berkala.

5. Simpan Buku di Lokasi Terjangkau
Akan lebih memudahkan Anda saat mengajak anak belajar membaca jika penempatan buku berada di lokasi yang terjangkau. Anda dapat menggunakan rak buku yang menarik serta memungkinkan anak-anak untuk sering menyentuhnya.

Letakkan buku-buku di tempat yang tidak terlalu tinggi agar anak-anak mudah menjangkau dan selalu ingat dengan aktivitas belajar membaca.
 
6. Lakukan Tes secara Berkala
Dalam hal ini yang dimaksud bukanlah tes secara resmi. Anda dapat mengulangi kemampuan membaca yang telah diajarkan sebelumnya ketika mereka sedang bermain, yaitu dengan mengingatkan kosakata atau ejaan yang telah mereka pahami pada hari sebelumnya.

7. Bersikap Sabar
Mengajari anak-anak membaca tidak dapat dilakukan dengan cara yang instan. Anda harus mampu mengontrol emosi jika anak-anak mengalami kesulitan serta membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membaca.

Mengajari anak-anak membaca dengan emosi hanya akan membuat mereka trauma serta segan mengulangi kegiatan pembelajaran.

8. Memberikan Contoh yang Baik
Anda dapat membiasakan diri untuk rajin membaca juga terutama saat berada di hadapan anak-anak, sehingga mereka akan selalu tertarik dengan kegiatan tersebut. Sebab, anak-anak masih memiliki kebiasaan meniru apa yang dilakukan oleh orang di sekitarnya.

Jadi, sangat disarankan bagi Anda untuk selalu melakukan kegiatan positif agar anak-anak juga dapat menirukannya.

9. Berikan Pujian
Setiap kali anak-anak mampu membaca dengan baik atau saat usai melakukan kegiatan belajar membaca, Anda harus memberikannya pujian berupa kata-kata yang dapat membangkitkan semangatnya. Sesekali Anda dapat memberikan hadiah sebagai penghargaan atas prestasi mereka. 

Demikian beberapa cara mengajari anak agar bisa cepat membaca. Lakukan kegiatan ini secara tekun dan rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Ini CaraMembuat Anak Cerdas Lewat Mainan
Ini CaraMembuat Anak Cerdas Lewat Mainan

Dunia anak adalah dunia bermain. Melalui kegiatan itu, anak memperoleh pelajaran yang mengandung aspek perkembangan kognitif, sosial, emosi, dan perkembangan fisik. Melalui kegiatan bermain juga anak dirangsang untuk berkembang.

Ada beberapa mainan yang bersifat edukasi menjadi bisa menjadi pilihan untuk si kecil, seperti play & build set untuk melatih anak berpikir dengan merakit. Ada pula lilin mainan yang akan melatih anak untuk membuat dan mengenali bentuk, permainan outdoor yang dapat melatih ketangkasan anak, serta boneka yang dapat memperkenalkan anak Anda berbagai jenis hewan.

Khusus anak yang menyukai kegiatan masak-memasak, cobalah ajak terlibat di permainan yang melibatkan aktvitas mirip di dapur. "Little kitchen salah satu pilihan yang tepat. Selain bermain, permainan ini membuat anak dan Anda dapat beraktivitas bersama, layaknya bermain di dapur," kata Nicholas, Merchandising Toys Kingdom, saat ditemui di acara 'Gift of Joy, Keceriaan Akhir Tahun di Toys Kingdom', Gandaria City, Jakarta Selatan, Selasa, 24 November 2015.

Permainan yang membuat anak cerdas ini kerap disebut 'mainan edukatif'. Ia bisa menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan dan dapat menjadi alat pendidikan yang bersifat membangun. Mainan macam ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, berpikir, serta bergaul dengan lingkungan. Bahkan bisa untuk menguatkan dan menerampilkan anggota badan si anak, mengembangkan kepribadian, dan mendekatkan hubungan antara pendidik dengan peserta didik.

Selain permainan yang edukatif, mainan pun harus terjaga keamanannya. Agar mainan tersebut tidak membahayakan si anak. "Jika ingin memberikan hadiah seperti mainan, produk haruslah aman bagi anak, seperti plastik yang ramah bagi anak," ujar Nicholas lagi. Suorce

Kalau dilihat sekilas dari judulnya, wanita yang memiliki paha dan pantat besar pasti senyum dengan bahagia. Hihi

Penasaran?? Berikut penjelasannya,,,

PENELITI di Amerika Serikat menyimpulkan, wanita butuh paha, pinggul dan bokong yang besar untuk menghasilkan bayi yang pintar.

Menurut Profesor Will Lassek, epidemiologi kesehatan masyarakat di Pittsburgh University, Pennsylvania, ketiga tempat penampungan lemak tersebut memainkan peran penting dalam mendorong perkembangan otak bayi yang baru lahir melalui menyusui.

“Lemak yang ada dalam 3 area tersebut menjadi depot bagi perkembangan otak bayi,” kata Lassek, pemimpin penelitian ini.

“Anda perlu banyak lemak untuk membuat sistem saraf, dan lemak di daerah ini juga diperkaya dengan DHA (docosahexaenoic acid), yang merupakan komponen yang sangat penting dalam otak manusia.”

Inilah jawaban misteri mengapa wanita lebih banyak memiliki lemak dalam tubuh yang jumlahnya 30 persen dari total berat tubuhnya.

Wanita telah menukar otot dengan lemak sehingga kekuatannya hanya sekitar sepertiga dari pria. Sementara tubuh pria terdiri dari hanya 5 sampai 10 persen lemak. Kelebihan lemak pada wanita akan hilang selama menyusui karena dibutuhkan oleh otak bayi mereka.

Profesor Lassek menambahkan ibu yang menyusui biasanya kehilangan satu pon lemak (setengah kilo) setiap bulannya.

Temuan lain mengatakan wanita yang memiliki paha dan bokong yang besar seperti Kim Kardashian dan Jennifer Lopez bisa menghasilkan anak yang cerdas.

“Pembentukan otak dan lipid ASI (lemak) sebagian besar berasal dari lemak yang tersimpan dalam paha dan bokong ibu,” kata David Bainbridge, seorang ahli reproduksi di Universitas Cambridge yang mempelajari bentuk tubuh wanita.

“Wanita dengan paha besar memiliki tingkat lipid yang lebih tinggi. Bahkan ada bukti bahwa ibu dan anak-anak mereka lebih cerdas.”

4 Trik Agar Anak Betah Membaca Buku
4 Trik Agar Anak Betah Membaca Buku

"Buku adalah jendela dunia", kata-kata bijak ini sudah turun menurun dan tak asing lagi di telinga kita. Dengan buku, manusia dapat membuka wawasannya. Bersama buku, terpancing juga otak kita untuk berpikir mendalam.

Namun, tidak semua orang menyukai hobi membaca ini. Apalagi untuk anak-anak yang mayoritas lebih suka bermain di luar dibanding asyik membaca buku. Bila sudah begini, Anda sebagai orangtua bisa menerapkan tips dari Nila Tanzil selaku pendiri Taman Bacaan Pelangi yang punya solusi jitu agar kegiatan membaca buku terasa menyenangkan buat anak.

"Banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk menumbuhkan minat baca si anak dan peran orangtua sangat diperlukan dalam hal ini," ujar Nila Tanzil, saat dijumpai di Mall Grand Indonesia, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2015.

1. Pemilihan buku yang tepat
Sebagai orangtua, Anda harus cermat memilihkan buku yang tepat. Berilah buku bacaan yang ringan dulu seperti buku dongeng agar menumbuhkan minat baca kepada anak.

2. Desain
Desain buku yang menarik dapat membuat penasaran si anak, hal ini dapat menumbuhkan minat baca sang buah hati.

3. Suasana menyenangkan
Buatlah suasana yang menyenangkan ketika anak Anda membaca, seperti membuat tempat bacaan yang menarik perhatian anak.

4. Peran orangtua

Sebelum anak Anda tidur, usahakanlah untuk mendongengkan cerita-cerita yang membuatnya berimajinasi.

Data Badan PBB untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan, UNESCO, di tahun 2011 menyatakan indeks minat baca Indonesia adalah 0,001 persen. Artinya hanya satu dari 1.000 orang di Indonesia yang gemar membaca. Angka ini menunjukkan bahwa budaya membaca di Indonesia belum terbentuk, padahal hal ini sebaiknya ditumbuhkan sejak usia dini.

Taman Bacaan Pelangi sendiri merupakan sebuah organisasi non-profit yang telah mendirikan 29 perpustakaan anak di 14 pulau di Indonesia Timur. Mereka bekerja sama dengan organisasi internasional, Room to Read, untuk mendirikan delapan perpustakaan baru di Flores, Nusa Tenggara Timur. Perpustakaan-perpustakaan baru ini akan menerapkan sistem 'perpustakaan ramah anak' yang akan menyediakan lebih dari 10.000 buku cerita anak di daerah tersebut.

4 Tips Berenang Aman Bersama Anak
4 Tips Berenang Aman Bersama Anak

Ketika Anda pergi ke pantai atau kolam renang bersama dengan anak, perhatian utama haruslah kepada keamanannya. Anak-anak secara alami akan tertarik bermain air. Tapi inilah yang juga bisa membuat mereka celaka. Maka dari itu persiapkan diri Anda dengan beberapa panduan berikut.

Tips Berenang Aman Bersama Anak

1. Selalu berada di sekitar mereka
Selalu berada di sekitar anak ketika di kolam renang dan jangan pernah membiarkan mereka berada di luar jangkauan karena dapat membahayakan. Anak-anak memiliki rasa penasaran yang tinggi, mereka bisa saja melompat ke dalam air.

2. Gunakan jaket pelampung
Gunakan jaket pelampung untuk anak Anda untuk tujuan keselamatan. Jaket pelampung berguna untuk melindungi anak dari risiko terluka.

3. Jelaskan dengan sederhana
Anda dapat menjelaskan  anak-anak tentang langkah-langkah keselamatan yang harus diikuti dalam dan di sekitar kolam renang. Tanpa arahan tersebut, anak-anak mungkin akan melewati batas karena mereka tidak mengetahui bahayanya.

4. Minta bantuan instruktur renang
Jika Anda ingin anak ikut pelajarang renang, pastikan para instruktur renang mengikuti standar keselamatan yang aman untuk anak.


Cara Memberi Toilet Training Untuk Balita. Sebelum anda mengajarkan toilet training pada balita anda, pastikan bahwa si kecil sudah siap secara mental. Kesiapan balita anda dapat dilihat dari beberapa faktor, baik secara usia maupun kemampuan fisik dan kognitifnya. Melakukan toilet training pada anak anda harus dibarengi dengan pertimbangan dikarenakan apabila usia bayi anda terlalu kecil maka akan menimbulkan masalah sebut saja usia yang belum memadai untuk mengajarkan anak anda toilet training akan mengakibatkan kandung kemih yang belum kuat.
Dibawah usia 1 tahun anak anda belum dapat untuk mengontrol keinginan buang air begitu pula dengan gerakan ususnya yang belum mendukung. Sedangkan memasuki usia dua tahun dimana anak anda sudah mulai dapat mengontrol ketika akan buang air kecil dan buang air besar. Perlu anda ingat pula, bahwa mengajarkan toilet training terlalu terlambat, tidak baik pula pada anak anda. Sehingga anda harus mengenali waktu yang tepat untuk menggunakan toilet sebelum mengajarkan cara-cara yang benar.
Inilah tanda-tanda bahwa anak anda sudah siap melakukan toilet training :
1.  Diawali dengan tanda fisik yaitu kemampuan berjalan bahkan berlari bahkan dilakukan dengan stabil. Selanjutnya anak anda sudah dapat berkemih dengan rutin dan juga sudah dapat diprediksi. Terakhir dengan tidak berkemih saat kurang dari dua jam sehingga otot kandung kemih sudah dapat menahan menahan kemih pada anak anda.
2.  Kemudian tanda kognitif yang dapat anda kenali diantaranya adalah memahami tanda tanda dia sudah mengerti harus pergi ke toilet dan mengatakan anda sebelum kemih. Kemudian anak anda sudah dapat mengerti dan menaruh sesuatu pada tempatnya dan yang terakhir anak anda sudah dapat memiliki istilah untuk berkemih dan buang air besar ketika akan melakukannya.
Apabila anak anda sudah memiliki perubahan yang signifikan pada balita dan melakukan perubahan melalui bimbingan yang intens, maka anda dapat melakukan toilet training pada anak anda dengan memperhatikan beberapa hal-hal berikut ini :
1.  Pastikan bahwa balita anda sudah siap diajarkan untuk toilet training, pada dasarnya pada usia 18 bulan otot-otot kandung kemih sudah dapat mengontrol. Secara kesiapan emosi, fisik dan psikis di usia 2-3 tahun.
2.  Anda dapat membiasakan melakukan kegiatan dikamar mandi dengan mulai mengenalkan dan membiasakan buang air kecil dan buang air besar dan mengajaknya menyalurkan dorongan pada waktu yang rutin.
3.  Pastikan pula pengasuhan secara konsisten melaksanakan pelatihan, berikan informasi lengkap dan juga detail sehingga dapat mengenali kebiasaan dan jadwal buang air besar dan buang air kecil.
4.  Anda dapat mengajarkan dan menerapkan toilet training dengan cara yang lebih seru misalnya dengan memasang papan bahwa anak anda sudah berhasil menggunakan toilet.
5.  Berikan anak anda pujian sehingga ketika anak anda dapat buang air besar dan buang air kecil dengan benar anda dapat memberikan ungkapan yang membuatnya bahagia. Jangan memarahinya ketika anak anda salah dikarenakan akan membuat anak anda takut dan malah menjadi sering buang air kecil dan besar dicelana.

Bayi dan anak-anak bisa menderita kulit kering seperti yang biasa terjadi pada orang dewasa. Bahkan karena kulit bayi dan anak-anak lebih halus lebih rentan untuk bisa menjadi kulit bayi kering dan akan lebih lama.

Ada beberapa penyebab yang kemungkinan bisa menyebabkan kulit bayi kering di antaranya karena matahari musim panas, AC, air garam dan klorin dalam air yang Anda gunakan untuk memandikan bayi Anda.

Apa saja yang bisa diakukan untuk mengatasi kulit kering pada bayi dan anak?

Mengurangi waktu mandi bayi dan Anak-anak Anda
Mandi terlalu lama bisa menyebabkan kulit bayi kering karena dengan mandi sama saja menghilangkan minyak alami pada kulit bersama dengan kotoran.

Gunalan waktu mandi untuk bayi Anda seefektif mungkin misalnya tidak melebihi 10 menit. Juga selalu gunakan air hangat tetapi tidak terlalu panas dan sabun khusus untuk bayi.

Biarkan bayi Anda memiliki waktu bermain di bak mandi sebelum akhirnya Anda memandikannya, pastikan tidak terlalu lama busa sabun menempel pada kulit bayi dan anak Anda. Satu lagi yang sederhana tetapi sangat berguna, jangan membiarkan kain atau lap pembersih yang sudah bercampur sabun di dalam bak mandi bayi Anda.

Setelah mandi segera lap bayi Anda hingga kering, jika Anda menggunakan pelembab kulit untuk bayi mungkin akan lebih baik, tetapi ada beberapa bayi yang tidak cocok menggunakan pelembab, pastikan bayi Anda tidak mengalami iritasi kulit ketika memakai pelembab.

Menggunakan pelembab lebih tebal akan lebih baik untuk kulit bayi Anda. Jika kulit anak dan bayi Anda tetap kering walaupun sudah menggunakan pelembab. Cobalah beralih menggunakan lotion khusus bayi dan anak, tetapi jangan gunakan lotion terlalu banyak.

Anda bisa menggunakan pelembab pada Bayi dan anak Anda dua kali sehari, pertama pada waktu pagi hari setelah Mandi dan kedua pada saat siang hari. Jika bayi dan anak Anda tidak sabar waktu menggunakan pelembab, cobalah dengan sambil mendengarkan lagu kesukaanya atau kalau anak Anda sudah cukup besar biasakan dan ajarkan memakai pelembab sendiri tanpa bantuan dari Anda itu akan lebih baik.

Jangan membiarkan garam atau klorin kering di kulit bayi dan anak Anda.
Klorin dan air garam dapat dapat menyebabkan kulit bayi anda sangat kering. Setelah berenang di kolam renang atau di laut segera bilas anak Anda dengan air bersih kemudian gunakan segera pelembab waktu kulitnya masih basah.

Pastikan bayi dan anak Anda terhidrasi dengan baik
Kulit kering pada bayi di sebabkan kekurangan kelembaban. Jika anak atau bayi Anda sudah tidak menyusui, pastikan bahwa si kecil cukup mengkonsumsi cairan sehingga bisa menjaga kelembaban kulit. Jika anak Anda masih bayi, pastikan juga asupan air susu Ibu atau susu formula untuk setidaknya enam bulan pertama, kecuali dokter menyarankan menambahkan asupan cairan kepada bayi Anda.

Menjaga bayi Anda dari penyebab faktor lain dari kulit kering
Pastikan bayi dan anak Anda memakai sarung tangan dan kaus kaki pada saat musim dingin, hal ini untuk menjaga dari kesehatan sekaligus menjaga dari kulit kering dan juga menjaga agar kulit tidak pecah-pecah. Walaupun tidak musim dingin sebenarnya bayi yang masih umur kurang dari 6 bulan membutuhkan kehangatan lebih sehingga pastikan memakai pelindung sarung tangan dan kaus kaki terutama ketika bepergian menggunakan motor ataupun mobil yang ber AC sekalipun.

Tips menggunakan parfum atau wewangian

Jangan gunakan parfum yang langsung di semprotkan pada kulit bayi dan anak Anda, bisa di pertimbangkan untuk menggunakan produk laundry yang diberi wewangian. Jika kulit bayi dan anak Anda terlalu sensitif mungkin Anda harus lebih teliti dalam mencuci, bahkan bila di perlukan Anda seharusnya membilas dua kali hasil cucian untuk baju bayi Anda agar menghindari terlalu banyak kontak sisa sabun di baju bayi.

Jika kulit bayi dan anak Anda sangat sensitif pastikan tidak memakai pakaian ketat dan bahkan pakaian kasar. Dan perlu diingat juga bahwa beberapa kain seperti dari bahan wol bisa memperburuk untuk kulit kering pada bayi dan anak.

Pastikan juga menjaga kuku bayi Anda bersih dan memotong kuku bayi secara teratur dengan alat khusus untuk bayi. Kuku yang panjang dan kotor juga akan memperburuk jika bayi dan anak Anda sedang menggaruk ke bagian kulit lain.

Bercak merah pada bayi dan anak dengan kulit kering

Jika bayi dan anak Anda kulitnya sedikit bercak merah dan bahkan gatal mungkin bayi Anda menderita semacam eksim atau juga dikenal sebagai dermatitis atopik.  Kadang-kadang bahkan eksim bisa di sembuhkan dengan membersihkan dengan sabun secara rutin dan memberinya pelembab sehingga Anda tidak usah begitu khawatir dan membawanya ke dokter.

Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi kulit kering pada bayi dan anak bisa menunjukkan kondisi genetik yang disebut ichthyosis. Ichthyosis adalah kulit kering yang terjadi kadang-kadang dan bisa menyebabkan kemerahan pada kulit bayi. Hal ini umumnya disertai dengan penebalan telapak tangan dan telapak kaki, Jika dokter Anda mencurigai bahwa anak dan bayi Anda menderita ichthyosis Dokter mungkin akan mengarahkan Anda untuk segera menghubungi ke spesialis kulit untuk bayi atau anak Anda.

Haruskah saya selalu berkonsultasi ke dokter untuk mengatasi kulit bayi kering saya?
Jika kulit kering pada bayi dan anak Anda bisa di atasi dengan beberapa tips di atas, Anda tidak perlu menngunjungi Dokter Anda, kecuali jika memang bayi atau anak Anda menderita ichthyosis seperti dijelaskan di atas . Berkonsultasi dengan Dokter spesialist kulit anak akan menjadi solusi lebih baik dan lebih tepat sasaran jika Kulit bayi Anda memang menderita semacam ichthyosis.

Bayi memiliki keunikan masing-masing dalam pertumbuhan dan perkembangnya, begitu pula dalam membiasakan waktu tidur dan metode yang digunakan untuk membuat bayi anda tertidur lelap.

Berikut adalah beberapa pilihan metode yang dapat disesuaikan dengan bayi anda :

1.  Metode ferberizing

Metode ini yaitu menidurkan bayi dengan membiarkan bayi menangis hingga tertidur. Meskipun terkadang beberapa orang tua seringkali tidak menggunakan metode ini yang dianggap membuat bayi tidak nyaman dan menangis semakin keras. Padahal metode ini dapat anda lakukan asalkan anda mengetahui jadwal tidur bayi anda, sehingga ketika bayi anda menangis di saat waktunya untuk tidur anda dapat membiarkan bayi anda menangis lebih panjang dari biasanya. Untuk anda yang akan menggunakan metode ferberizing anda dapat memulainya dengan rutinitas di malam hari sehingga membantu menciptakan suasana tenang pada anak anda dan menandakan waktu tidur. Anda dapat menjadwalkan waktu setiap malam ketika bayi anda mengantuk atau belum mengantuk sehingga terbiasa.

Kesulitan dalam menggunakan metode ferberizing yang dipopulerkan oleh Richard ferber yaitu ketika bayi menangis dan harus membiarkannya hingga 5 menit. Kemudian biarkan bayi anda mendengarkan suara lembut anda tanpa menggendongnya. Pada malam selanjutnya anda dapat memberi jeda yang 10 menit hingga bertahap 15 menit di malam selanjutnya. Dalam metode ini anda harus peka terhadap tangisan bayi anda sehingga anda dapat mengetahui penyebab bayi menangis sehingga apabila dikarenakan hal yang harus diwaspadai seperti tersedak atau terkena sesuatu yang keras.

2.  Metode No Cry

Metode ini menitikberatkan antara kedekatan antara bayi dengan anda sehingga anda dapat menguranginya secara bertahap. Metode ini cocok untuk anda yang tidak ingin bayi menangis di malam hari, tidak keberatan ketika bangun sepanjang malam atau bagi anda yang menginginkan banyaknya kontak fisik antara anda dan bayi. Dalam melakukan metode ini adalah menjaga waktu secara konsisten dan melakukan rileksasi yang menegangkan pada bayi. Dalam melakukan metode ini yang harus anda lakukan adalah untuk menjaga sepanjang malam bersama dengan bayi anda sehingga anda lebih dekat dengan bayi anda. Apabila bayi anda terbangun hal yang harus anda perhatikan bayi terbangun atau tidur kembali. Sentuhan lembut yang mendekatkan bayi anda dengan asi akan membuatnya kembali mengantuk. Dalam melakukan metode ini sebaiknya memperhatikan keamanan selama anda tidur dengan bayi anda, apabila seranjang anda harus memperhatikan kenyamanan dan resiko bayi anda tertindih.

3.  Metode Long Good Bye

Metode ini menekankan cara agar anda mempunyai batasan secara perlahan dengan bayi anda. Metode ini sangat cocok pada anda yang mempunyai kesibukan sehingga mempunyai waktu yang lebih panjang. Adapun cara yang dapat anda lakukan dalam menggunakan metode ini adalah dengan membiasakan bayi anda untuk dibaringkan di tempat tidurnya hingga mengantuk, ketika bayi anda rewel anda dapat menepuk-nepuknya sehingga bayi anda tenang.

Bagi anda yang menggunakan metode ini sebaiknya tidak buru buru merespon tangisan akan tetapi memberikan waktu sehingga ketika tangisannya histeris baru bayi anda digendong. Anda dapat melakukan metode ini secara konsisten sehingga menjadi kebiasaan untuk bayi anda akan tetapi yang harus diperhatikan jangan terburu buru meninggalkan bayi anda sendiri, anda dapat membiasakannya secara perlahan sedikit demi sedikit hingga terbiasa.

4.  Metode Self Soothing

Metode ini membiarkan bayi anda untuk tidur sendiri dengan membiasakan jadwal tidur dan juga menenangkannya dengan verbal. Metode ini sangat cocok digunakan untuk mengatur bayi secara personal untuk tetap tenang. Anda dapat memulainya dengan ritual yang mendukung metode ini misalnya dengan mandi dengan air hangat, lampu yang redup dan membaca buku cerita sehingga membuat bayi anda tenang. Selanjutnya yang tidak kalah penting dalam melakukan metode ini adalah dengan menenangkan dengan suara anda sendiri sehingga membantunya ketika terbangun di malam hari. Dalam melakukan metode ini anda memerlukan waktu minimal satu minggu hingga bayi anda bisa terlelap kemudian selanjutnya perhatikan pula daftar lagu yang dapat membuat bayi anda tenang dan putarlah secara perlahan sehingga menjadi pengantar tidurnya.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget